Tips Bagi Karyawan yang Ingin Resign dan Memulai Usaha Sendiri

, , Leave a comment

Banyak pekerja atau karyawan yang merasa lelah apabila mereka harus terus bekerja selama bertahun-tahun lalu ingin berhenti kemudian membuka usaha mereka sendiri. Tekanan dan rasa lelah yang didapat selama menyandang gelar sebagai karyawan menjadi faktor yang paling mementukan keputusan untuk resign atau berhenti. Biasanya para mantan karyawan resign ini telah mempersiapkan rencana selama tidak menjadi karyawan lagi. Membuka usaha misanya, cara ini dijadikan jalan bagi mereka yang telah keluar dari tempat kerjannya untuk dapat menyambung hidup. Namun membuka usaha harus dilakukan dengan persiapan serta perhitungan yang benar-benar masak agar dapat tetap eksis dan berkembang tentunya. Nah, bagi Anda yang ingin memulai usaha Anda sendiri, maka tepat sekai ketika Anda membaca tips bagi karyawan yang ingin resign dan memulai usaha sendiri berikut ini.

Entrepreneur-Thumb

5 Tips Bagi Karyawan yang Ingin Resign dan Memulai Usaha Sendiri

Ada banyak jalan menuju Roma, begitu pula dengan ada banyak cara atau tips yang dapat dilakukan oleh para karyawan yang hendak resign dalam memulai usahanya. 5 tips bagi karyawan berikut ini dapat dijadikan referensi yang tepat untuk memulai usaha. Apa saja tipsnya? Berikut ulasan lengkapnya.

  1. Mempunyai Konsep yang Jelas

Setelah seorang karyawan pada akhirnya benar-benar memutuskan berhenti maka karyawan tersebut tidak akan berjumpa dengan deadline maupun dimarahi atasan. Satu yang perlu diingat ketika berhenti dan ingin memulai usaha adalah mempunyai konsep yang jelas. Mau usaha apa, berapa keuntungan yang akan diambil, bagaimana memasarkan produknya harus dikonsep dengan matang. Karena saat memutuskan berhenti menjadi karyawan seketika itu juga Anda harus siap menghadapi kehidupan baru yaitu kehidupan sebagai seorang pengusaha. Menjadi seorang pengusaha akan sangat sering untuk menjumpai bahkan menerima resiko. Resiko inilah yang harus diperhitungkan secara matang dan visioner agar tidak terlalu berdampak besar terhadap usaha yang dirintis. Jika usaha Anda memerlukan tenaga yang cukup banyak maka mencari orang-orang dengan kemampuan terbaik harus dilakukan. Dengan mempunyai blue print yang jelas maka Anda telah mempunyai peta dan tujuan untuk mengarungi kerasnya lautan wirausaha.

  1. Menjaring Relasi

Manusia adalah mahluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa adanya orang lain. Menjalin relasi adalah langkah yang harus ditempuh dan juga sebagai tips bagi karyawan yang ingin resign dan memulai usaha sendiri. Cara ini dapat dilakukan sebelum dan sesudah karyawan memutuskan resign, namun alangkah baiknya jika hal ini dilakukan pada saat masih menjadi karyawan. Pada saat menjadi karyawan tentunya banyak berjumpa den berinteraksi dengan banyak orang baik klien, teman, atasan, tukang parkir, securtiy, hingga tukang gorengan langganan depan tempat kerja Anda berada adalah individu yang akan menjadi modal relasi Anda. Semakin luas relasi yang dijalin akan memberikan banyak keungtunganĀ  dimasa depan terlebih jika Anda hendak membuka usaha. Para relasi dan teman Anda inilah yang akan menjadi konsumen pertama dan rekan bisnis bagi usaha yang Anda rintis. Selain menjadi konsumen, relasi yang Anda miliki juga dapat membantu memasarkan atau mengiklankan gratis produk yang Anda pasarkan keteman maupun kerabat relasi yang dimiliki.

  1. Mengetahui Selera Pasar

Pasar dan konsumen adalah sesuatu yang tidak dapat terpisahkan. Konsumen sangat mempengaruhi harga yang beredar dipasaran. Selera konsumen yang cenderung tidak stabil memang cukup merepotkan bagi beberapa produsen barang maupun jasa. Namun satu hal yang patut digarisbawahi konsumen gemar produk yang inovatif, ditambah sedikit sentuhan modernitas dan tentunya dijual dengan harga yang miring tentunya. Salah satu contohnya adalah dalam sektor kuliner, banyak sekali inovasi yang dikeluarkan seperti mie goreng dengan berbagai level kepedasan dengan nama yang nyeleneh, olahan keju yang ditabrakan dengan penganan tradisional seperti ketan, hingga minuman kopi yang akhir-akhir ini tengah naik daun baik diminum panas maupun disajikan dingin. Kuliner memang masih menjadi primadona usaha bagi mereka yang ingin memulai suatu usaha. Baik makanan maupun minuman keduanya merupakan kebutuhan pokok dan tentunya akan dikonsumsi setiap saat. Tinggal bagaimana menciptakan produk yang inovatif, variatif, namun juga harus memperhatikan kandungan gizi dan nutrisinya.

  1. Menabung

Langkah berikutnya ini dapat dilakukan sembari Anda tengah bergelut dengan tips nomer 1, 2, maupun 3. Menabung dengan menyisihkan beberapa uang dari gaji Anda sebagai karyawan dapat membantu dalam mengumpulkan modal usaha. Untuk dapat memulai suatu usaha pastinya memerlukan modal yang tidak sedikit. Mengandalkna tabungan memang dapat menjadi solusi dalam permasalahan modal untuk membuka usaha. Namun pertanyaannya adalah apakah jumlah nominal dalam tabungan akan menutup semua keperluan usaha. Jika nominal uang yang disisihkan maka akan memakan waktu lama untuk menunggu uang terkumpul banyak. Jika uang tabungan tidak mencukupi dalam pemenuhan modal, maka Anda dapat mencoba pinjaman dana pribadi yang dapat diperoleh dengan mudah dan siapa saja dapat mengaksesnya secara praktis tanpa harus dengan prosedur yang panjang.

  1. Mencari Modal

Jika Anda bukan termasuk golongan yang sabar untuk menabung maka ada jalan lain dalam mengatasi permasalahan modal. Modal memang masih menjadi momok utama bagi para pemula yang hendak merintis usaha termasuk juga untuk karyawan. Memanfaatkan pinjaman dari lembaga seperti bank maupun lembaga pinjaman lain dapat menjadi alternatif. Namun sebelum memutuskan untuk meminjam dari bank maupun lembaga Anda harus mengetahui betul bagaimana sistem cicilan dan bunga yang dikenakan. Jangan sampai setelah meminjam bank aset yang dimiliki justru disita pihak bank karena Anda menunggak membayar setoran. Oleh karena itu penting sekali untuk memilih lembaga peminjam dana yang kredibel. Ada satu alternatif lain yang patut Anda coba, pinjaman uang cepat online yang dapat menjadi solusi tepat mendapatkan uang dalam waktu singkat dengan proses yang sangat mudah dan cepat.

Demikianlah 5 tips bagi karyawan yang ingin resign dan memulai usaha sendiri yang patut Anda coba. Jangan buang lagi waktu yang Anda4 miliki dengan rasa ragu maupun takut gagal. Berani melangkah merupakan kuci terpenting dalam menapaki jalan menjadi seorang wirausaha. Dalam menjalani usaha nantinya akan sangat berbeda dengan menjadi karyawan. Menjadi karyawan semuanya sudah pasti gajinya pasti, sistem kerjanya diatur, berangkat pagi pulang sore bahkan malam dan hanya mempunyai sedikit waktu santai. Sedangkan dunia usaha sangat berbeda dimana semua serba tidak pasti dan Anda sendirilah bosnya. Dengan memiliki usaha sendiri secara tidak langsung Anda juga mempunyai waktu luang lebih banyak, yang dapat dimanfaatkan dengan berkumpul bersama sanak family. Selain itu Anda tidak perlu lagi berangkat pagi pulang sore setiap harinya, karena bos datang sesuka hati dan tanpa perintah dari orang lain. Tetap mencoba, pantang menyerah dan terus bekerja keras akan membuat usaha yang dirintis cepat berkembang. Disamping itu jangan remehkan kekuatan doa, bekerja diiringi dengan doa yang tulus maka akan mendatangkan banyak sekali manfaat. Semoga ulasan yang telah disampaikan dapat bermanfaat dan menginspirasi Anda.

 

 

Leave a Reply